Sinopsis Our Gab Soon Episode 1 Bagian Kedua & Preview Episode 2

Pada sinopsis Our Gab Soon episode 1 bagian pertama, In Nae-Sim (Ko Du-Shim) menjadi kesal pada Shin Gab-Soon (Kim So-Eun) karena selama ini harus terus menerus berbohong untuk menutupi status anaknya yang masih menganggur. Apalagi kebohongan tersebut baru saja terbongkar, akibat ulang saudara iparnya sendiri, Shin Mal-Nyeon (Lee Mi-Young). Sementara itu, kekasih Gab-Soon, Heo Gab-Dol (Song Jae-Rim) juga terus ditekan oleh ibunya, Nam Gi-Ja (Lee Bo-Hee), supaya fokus belajar agar bisa lulus ujian menjadi pejabat publik. Bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Sinopsis Our Gab Soon Episode 1 Bagian Kedua

Shin Joong-Nyeon (Jang Yong) meminta Gab-Soon untuk mengikutinya keluar. Ia lalu mengajaknya duduk berdua di taman dan meminta untuk keluar apabila ibunya marah-marah lagi karena mendengarkannya hanya akan membuatnya emosi. Ia juga meminta Gab-Soon untuk tidak memasukkan omelan ibunya ke dalam hati.

“Tapi semua yang ia katakan benar,” sanggah Gab-Soon, “Engkau juga pasti malu terhadapku.”

“Tidak juga,” jawab ayahnya. “Kau baru berusia 29 tahun dengan tubuh yang sehat. Kau bisa jadi apapun. Bukankah itu benar?”

Gab-Soon tidak setuju dengan pendapat ayahnya. Tapi Joong-Nyeon memintanya untuk tersenyum dan berhenti menangis.

“Aku mempercayaimu,” ujarnya sambil menepuk pundak Gab-Soon.

Gab-Soon lantas menemui kekasihnya, Gab-Dol, di sebuah restoran. Sambil makan, Gab-Dol meminta Gab-Soon untuk mengenakan baju yang bagus saat datang ke acara pernikahan Lala agar tidak membuatnya malu. Ia lantas mengungkapkan rasa irinya terhadap tunangan Lala karena bisa mendapatkan wanita sepertinya. Gab-Soon memintanya untuk berhenti bicara, tapi Gab-Dol melanjutkan dengan bercerita bahwa dulu ibunya bahkan meminta Gab-Dol untuk mengencani Lala. Gab-Soon menjadi kesal mendengarnya.

Gab-Dol lantas menanyakan apakah uang $300 cukup untuk diberikan ke Lala. Saat Gab-Soon menyatakan bahwa uang tabungan mereka bersama tidak mencukupi untuk itu, Gab-Dol menyalahkannya karena tidak bisa mengelola keuangan dengan baik. Meski Gab-Soon mengatakan bahwa Gab-Dol juga tidak pernah menabung ke rekening mereka bersama, Gab-Dol tetap saja menyalahkan Gab-Soon. Ujung-ujungnya, Gab-Dol malah memesan satu porsi makanan lagi, sembari mengatakan bahwa cita-citanya adalah makan di restoran dan memesan tanpa melihat harga di menu. Bagi Gab-Dol itu adalah tanda sebuah kesuksesan.

adegan_ourgabsoon_1e

Gab-Dol terus ngelantur tanpa memikirkan perasaan Gab-Soon. Tidak tahan lagi, Gab-Soon akhirnya angkat bicara dan minta untuk putus. Gab-Dol menganggapnya becanda dan menanggapinya dengan membatalkan pesanan makannya. Setelah mengatakan bahwa ia serius dengan kata-katanya, Gab-Soon pergi meninggalkan Gab-Dol, yang jadi kebingungan karena tidak punya uang untuk membayar makannya.

Esok harinya, Nae-Sim menemukan sekotak barang di depan pintu apartemennya. Ia mengira itu adalah milik suaminya, sehingga ia memanggil Joong-Nyeon dan Mal-Nyeon untuk berkumpul di ruang tengah. Setelah dibuka, ternyata isinya adalah berbagai barang bekas, seperti baju, dan sebagainya. Mal-Nyeon melihat ada secarik kertas berwarna hijau terselip di antaranya. Ia pun segera mengambilnya dan mulai membaca baris pertama.

“Shin Gab-Soon…”

Mendengarnya, Gab-Soon yang sedang berada di toilet segera keluar dan merebut kertas serta kotak tersebut, lalu membawanya ke kamar. Ternyata itu adalah barang-barang pemberiannya pada Gab-Dol yang dikembalikan olehnya.

Gab Soon, aku mengembalikan hadiahmu karena aku seorang pria.
Aku harap kau bertemu dengan seseorang yang lebih baik dariku dan berbahagialah.
Mari kita tetap bersahabat. Terima kasih untuk segalanya.

Kesal membacanya, Gab-Soon segera membongkar kamarnya dan mencari barang-barang pemberian Gab-Dol untuk dimasukkan ke dalam kotak tersebut. Ketika sedang mengambil satu buah cincin plastik yang sepuluh tahun lalu pernah diberikan Gab-Dol, Gab-Soon sempat teringat dengan kata-kata romantis yang ia ucapkan dulu. Meski sempat ragu, ia pun akhirnya tetap memasukkan cincin tersebut ke dalam kotak.

Tak lama, dengan membawa kotak tersebut, Gab-Soon menemui Gab-Dol yang sedang berlatih bela diri di sebuah taman. Ia melemparkan kotak tersebut dan mengungkapkan semua uneg-unegnya selama ini, termasuk pura-pura suka dengan hadiah ulang tahun berupa bangau kertas yang pernah diberikan Gab-Dol padanya agar ia tidak kecewa. Gab-Soon juga kecewa karena Gab-Dol dengan mudahnya mengembalikan barang-barang kenangan mereka selama 10 tahun berpacaran.

“Apakah ada terjadi kepadamu saat kau akan melalui barang-barangmu mencari hadiah dan kemasan mereka? Apakah kau tidak berpikir saat kau berjalan dari tempatmu ke tempatku dengan kotak di tanganmu, brengsek?” ujar Gab-Soon dengan penuh emosi.

“Aku lebih baik tidak berkencan dengan pecundang seperti kau. Aku tidak tahu apa yang aku lakukan dengan 10 tahun hidupku,” lanjutnya.

Ia pun merobek kertas hijau yang diberikan Gab-Dol dan melemparnya ke muka Gab-Dol sebelum akhirnya pergi meninggalkan Gab-Dol yang terdiam.

adegan_ourgabsoon_1f

Malam harinya, Gab-Dol menemani kakaknya, Heo Da-Hae (Kim Gyu-Ri), yang sedang minum hingga mabuk. Ia mengomelkan kelakuan ibu mereka yang selalu saja mengusirnya untuk pergi. Sebelum tak sadarkan diri, ia mengatakan hanya Gab-Dol yang bisa ia andalkan untuk keluar dari kondisinya saat ini. Sambil menggendong kakaknya pulang ia pun memikirkan hal tersebut.

Shin Jae-Soon (Yoo-Sun) sedang membersihkan rumahnya ketika Jo A-Young (Yang Jung-Won), adik iparnya, memanggilnya dan memarahinya karena lalai menaruh pakaiannya di binatu. Sambil mengomel ia pun pergi keluar dan sempat menabrak anak laki-laki Jae-Soon yang sedang berdiri di depan pintu hingga terjatuh. Dalam perjalanan, mobil A-Young tiba-tiba dihentikan oleh seorang pria bernama Geum Soo-Jo (Seo Kang-Suk) — yang sebelumnya nyaris menabrak Gab-Soon — yang lantas memberikan kartu namanya sembari mempromosikan dirinya. A-Young menerima kartu nama tersebut sambil terbengong-bengong kebingungan. Setelah Soo-Jo pergi, A-Yong mencari nama Soo-Jo di internet, dan mendapati bahwa ia adalah seorang direktur eksekutif. Ia pun kegirangan dan segera memberitahu teman-temannya.

Soo-Jo sendiri lantas menemui ayahnya, Geum Do-Geum (Lee Byung-Joon). Begitu Soo-Jo mendekatinya, Do-Geum langsung menendang kakinya dan memarahinya karena dekat dengan seorang wanita yang tidak jelas asal usulnya. Soo-Jo berdalih bahwa itu adalah satu-satunya wanita yang tidak berusaha menyanjungnya, sehingga ia merasa nyaman. Tetap saja, Do-Geum meminta untuk memeriksa latar belakang si wanita terlebih dahulu. Soo-Jo terpaksa menurutinya.

Di rumah, Gab-Soon memberitahu ibunya bahwa ia akan ikut dengan kencan buta yang direncanakan ibunya, asalkan ibunya mau jujur mengatakan pada mereka bahwa Gab-Soon bukanlah seorang guru. Nae-Sim mengatakan hal tersebut tidak mungkin karena jika demikian pastilah si pria tidak mau menemuinya. Mal-Nyeon yang juga ada di sana malah memanas-manasinya dengan mengatakan bahwa Gab-Soon dan Gab-Dol sudah terlanjur melekat gara-gara nama mereka mirip. Nae-Sim menjadi kesal mendengarnya.

Sementara itu, Gab-Dol tidak bisa konsentrasi belajar karena memikirkan Gab-Soon. Apalagi berita putusnya dia sudah diketahui oleh teman-temannya. Gab-Soon sendiri juga tidak tidur memikirkan Gab-Dol.

Esok harinya, dengan langkah berat Gab-Soon datang ke tempat pertemuan kencan buta. Begitu pula dengan Gab-Dol, yang bahkan sempat dibekali uang saku oleh ibunya, Nam Gi-Ja (Lee Bo-Hee), untuk mentraktir kencannya makanan yang enak. Tanpa diduga, ternyata kencan buta tersebut adalah antara Gab-Soon dan Gab-Dol. Mereka sama-sama tidak mengetahuinya.

Saat mendekati lokasi pertemuan, Gab-Soon memutuskan untuk mundur dan menghubungi ibunya bahwa ia tidak bisa melakukannya. Begitu pula dengan Gab-Dol, yang meski sudah sempat menunggu di tempat pertemuan, akhirnya memilih untuk pergi setelah sempat mengabarkan hal tersebut pada ibunya. Keduanya lantas berjalan dengan gontai di taman dan tidak sengaja bertemu.

adegan_ourgabsoon_1g

Baik Gab-Soon maupun Gab-Dol sama-sama mengaku jika sedang akan melakukan wawancara untuk pekerjaan paruh waktu. Saat Gab-Soon hendak berlalu, Gab-Dol memegang lengannya dan mengatakan bahwa ia punya uang. Ia lalu mengajak Gab-Soon makan di restoran mewah. Setelah hidangan tiba, Gab-Dol mencoba mencairkan suasana dengan menanyakan apakah Gab-Soon ingin memfoto makanan tersebut terlebih dahulu lalu mempostingnya di sosmed. Dengan dingin Gab-Soon menolaknya. Setelah terdiam sejenak, ia pun mulai angkat bicara.

“Kau mengajakku ke restoran bagus setelah kita putus,” ucap Gab-Soon.

Kau tahu apa yang bermasalah di pikiranku ketika kita putus?” ungkap Gab-Dol. “Aku belum melakukan apapun untukmu. Aku lihat hal yang kau lempar padaku, tak ada yang bisa aku katakan. Aku tidak pernah membelikanmu sesuatu yang bagus.”

Gab-Dol melanjutkan, “Kau harus beritahu aku lebih awal kalau kau tidak menyukai bangau kertas. Untuk cincin, saat aku meletakkan cincin itu di jarimu, aku berjanji padamu bahwa aku akan menjadi seorang hakim. Aku belum bisa membuatmu bangga. Maaf.”

“Jangan bahas masa lalu, itu akan jadi kenangan indah,” balas Gab-Soon.

“Gab-Soon, aku akan jadi lebih baik,” pinta Gab-Dool.

“Tidak,” ujar Gab-Soon tegas, “Kita tidak sama. Itu hanya butuh waktu lama untuk mengatakan kita ingin putus. Kita sudah tidak saling mencintai. Tidak lagi. Mari giat belajar dan mencapai tujuan kita. Menjadi sukses, jadi kau tidak perlu melihat harga sebelum kau memesan makanan.”

Gab-Soon lantas berpamitan pergi. Gab-Dol mencoba mencegahnya, tapi Gab-Soon tetap berlalu. Sesaat kemudian Gab-Dol menyusulnya dan menarik Gab-Soon ke gang di pinggir jalan. Gab-Soon mencoba untuk memberontak, tapi Gab-Dol memegang tangannya dengan kuat.

“Aku mencintaimu, bodoh,” ujar Gab-Dol, sebelum ia mencium bibir Gab-Soon. Ciuman tersebut membuat Gab-Soon menangis dan lalu memeluk Gab-Dol dengan erat.

adegan_ourgabsoon_1h

Shin Se-Gye (Lee Wan) pulang ke rumah dan mampir ke kamar mertuanya untuk mengecek kondisi Yeo Bong (Jeon Kuk-Hwan), yang kesimpulannya masih tetap normal. Istri Yeo Bong, Yeo Shi-Nae (Kim Hye-Sun), mengatakan bahwa seharusnya ia membiarkan saja Yeo Bong di rumah sakit selama enam bulan supaya tidak menyusahkan dirinya di rumah. Se-Gye mengatakan hal tersebut mustahil karena tidak ada rumah sakit yang mau merawat orang yang sehat. Ia lantas menanyakan keberadaan Yeo Gong-Joo (Jang Da-Yun), istrinya, yang diinfokan oleh ibunya jika ia sedang pergi berjalan-jalan karena stress. Se-Gye heran mendengarnya dan masuk ke kamarnya dengan perut berbunyi karena lapar.

Esok harinya, Gab-Soon menyiapkan makanan bagi Gab-Dol agar ia semangat untuk belajar. Gab-Dol sendiri juga sebenarnya sedang belajar pada saat itu, namun tiba-tiba seorang wanita (yang sebelumnya menemaninya nonton bioskop) datang sembari membawakannya makanan-makanan enak, sehingga ia pun mengajaknya masuk. Saat sedang disuapi olehnya tanpa diduga Gab-Soon datang. Gab-Dol reflek mengusir wanita tersebut pergi. Gab-Soon pun segera pergi meninggalkan Gab-Dol sesaat kemudian.

Gab-Dol menyusul Gab-Soon dan mencoba menenangkannya. Ia menolak dituduh selingkuh, hanya saja ia memang tidak bisa menolak makanan. Gab-Dol juga akhirnya mengaku bahwa wanita itu adalah wanita yang ditemuinya saat kencan buta dan ia sudah berulangkali datang dengan membawakan makanan. Gab-Soon tidak percaya padanya, terlebih karena wanita itu masih berumur 22 tahun. Karena terus-terusan disudutkan, Gab-Dol lantas membeberkan hal-hal yang ia sukai dari wanita tersebut dan tidak ada pada diri Gab-Soon. Mulai dari penampilannya, tingkah lakunya, cara berbicara, hingga keanggunannya.

Mata Gab-Soon berkaca-kaca mendengarnya. Ia pun membalikkan badannya, berniat pergi meninggalkan Gab-Dol. Karena merasa belum selesai berbicara, Gab-Dol menarik lengan Gab-Soon, mengkibatkan bungkusan makanan yang dibawa Gab-Soon terjatuh. Gab-Dol terdiam melihat itu.

Kau menyukainya karena dia anggun?” ujar Gab-Soon.

Kau pikir aku tidak ingin jadi seperti dia? Aku tahu caranya menggunakan make-up dan memakai gaun indah. Aku ingin memakai rok mini saat kencan dan merasa jantungku berdebar. Aku ingin mengeriting rambutku di salon dan memberi tambahan bulu mata. Tapi bahkan jika aku berusaha memberi lipstick, aku memikirkanmu. Dengan uang ini, aku bisa membelikan Gab-Dol tonkatsu. Jika aku melewati salon, aku bisa memberi makan Gab-Dol beberapa samgyeopsal. Aku tahu caranya memakai rok, aku juga punya kaki yang bagus, tapi apa kau tahu berapa harganya itu? Mereka selesai saat kain dibatalkan. Jika aku tidak bisa, aku bisa membelikanmu kimbap. Tapi, aku terlihat begitu lusuh sekarang. Aku seperti japchae yang kau tumpahkan.”

Dan Gab-Soon mulai menangis.

Preview Our Gab Soon Episode 2

» Sinopsis episode 2 selengkapnya

Reply