Sinopsis Fantastic Episode 1 Bagian Pertama

MowCow.XYZ – Sinopsis Fantastic Episode 1 Bagian Pertama | Drama korea “Fantastic” tayang mulai tanggal 2 September 2016 di jaringan JTBC, menggantikan “Age of Youth” yang habis masa tayangnya tanggal 26 Agustus 2016. Serial ini dibintangi oleh Kim Hyun-Joo sebagai Lee So-Hye serta Joo Sang-Wook sebagai Ryoo Hae-Sung. Simak sinopsisnya setiap hari Sabtu dan Minggu malam di MowCow.Xyz dimulai dari sinopsis episode 1 berikut ini 🙂

Sinopsis Episode 1 Bagian Pertama

Cerita dibuka dengan sebuah adegan action yang memukau. Seorang wanita yang ditawan oleh kelompok penjahat berhasil membebaskan dirinya sendiri dan menghajar mereka. Tak lama muncul karakter lain, seorang pria bermasker muncul dan ikut membantunya mengalahkan kawanan penjahat tersebut. Kawankah? Ternyata bukan. Usai melumpuhkan semua penjahat, keduanya lantas memperebutkan sebuah koper dengan sengitnya. Apalagi kemampuan bela diri mereka setara. Namun saat keduanya saling berpandangan tajam, si pria membuka maskernya, tersenyum, dan mengedipkan matanya pada si wanita, yang langsung terduduk lemas.

Adegan pembuka tadi adalah imajinasi dari Lee So-Hye (Kim Hyun-Joo), yang sedang membayangkan apabila serial drama terbarunya ‘Hitman’ diperankan oleh Ryoo Hae-Sung (Joo Sang-Wook), si pria bermasker. Adalah produser Yoon Chul-Hyung (Kim Dong-Gyun) yang menyarankan So-Hye untuk menggunakan Hae-Sung dengan dalih ia memiliki jiwa 007. Namun So-Hye menolaknya karena tidak melihatnya sebagai sosok protagonis yang kuat. Baginya, yang cocok adalah Park Bo Geom atau Song Joong Ki. Sayangnya, keduanya sedang tidak ‘tersedia’ pada saat itu karena sudah membintangi serial drama yang lain.

So-Hye tetap membatu pada pendiriannya. Baginya Hae-Sung sudah terlalu tua dan tidak bisa berakting dengan baik. Produser Yoon mengatakan bahwa Hae-Sung adalah bintang Hallyu (Korean Wave) yang dikenal oleh banyak orang. Hae-Sung sendiri pada saat itu sedang menemui penggemarnya di China, salah satu basis fans terbesarnya. Dan itu pula mengapa Chul-Hyung dan tim produksi lainnya berkeras untuk menggunakan Hae-Sung sebagai pemeran utama, karena investor utama serial drama mereka adalah seorang pebisnis tampan yang gay, dan ia menjanjikan investasi sebesar 3 milyar won apabila Hae-Sung tampil di drama korea tersebut.

Salah satu tim produksi mencoba membujuk So-Hye dengan mengatakan Hae-Sung sudah membaca naskah ‘Hitman’ dan ia menyukainya. Faktanya, Hae-Sung bukan saja belum membacanya, ia bahkan sama sekali tidak berminat untuk bermain di drama korea. Oh Chang-Suk (Jo Jae-Yun), manajernya, meyakinkannya bahwa karakternya di ‘Hitman’ sangat cocok bagi dirinya karena tidak perlu banyak bicara dan menampilkan ekspresi wajah. Tiba-tiba nenek Hae-Sung menelpon dan memintanya untuk pulang ke Korea dan membintangi serial drama di sana karena ia kangen ingin melihatnya. Hae-Sung pun menjadi berubah pikiran dan berniat untuk membaca sinopsis ‘Hitman’ yang diberikan oleh manajernya. Namun mendadak ia menjadi ragu melihat nama Lee So-Hye sebagai penulis karena tidak yakin So-Hye mau bekerjasama dengannya. Chang-Suk meyakinkan bahwa So-Hye jelas mau bekerjasama dengannya.

adegan_fantastic_1b

Fakktanya, hingga saat itu, rapat So-Hye dengan tim produksi masih menemui jalan buntuk. So-Hye tetap berkeras tidak mau menggunakan aktor dengan ‘akting impoten’ — kata yang muncul apabila nama Hae-Sung dicari di internet — di dalam serial dramanya. Namun pada akhirnya ia pun menyerah dan mau menerima Hae-Sung.

Beberapa waktu kemudian, Hae-Sung tiba di Korea. Setibanya di lokasi konferensi pers, ia langsung dikerubungi oleh wartawan yang menanyakan pendapatnya tentang drama ‘Hitman’ dan perasaannya akan membintangi kembali drama korea setelah sekian lama vakum. Sebagai aktor, tentu saja Hae-Sung berbasa-basi dengan mengatakan hal-hal yang baik. Ia lalu mampir ke toilet dan tanpa sengaja bertemu dengan So-Hye. Hae-Sung menghampiri So-Hye dan mengulurkan tangannya.

“Lama tidak bertemu. Sudah dua belas tahun?” sapa Hae-Sung.

So-Hye tidak menjawabnya dan hanya mengatakan bahwa Hae-Sung sudah terlambat. Ia lalu berlalu meninggalkan Hae-Sung menuju panggung konferensi pers.

Konferensi pers pun dimulai. So-Hye menjelaskan secara singkat mengenai alur cerita ‘Hitman’. Saat ditanya oleh awak media, Hae-Sung berbohong dengan mengatakan, meski awalnya tidak tahu bahwa penulis naskah adalah So-Hye, ia senang bisa bekerjasama kembali dengan So-Hye karena dulu So-Hye-lah yang menemukan bakat aktingnya. So-Hye juga berbohong dengan mengatakan bahwa dari awal ia menulis skenario ‘Hitman’d engan membayangkan Hae-Sung sebagai pemeran utamanya. Produser Yoon tertawa senang mendengarnya.

adegan_fantastic_1c

Usai acara, di sebuah lorong, Hae-Sung menghadang jalan So-Hye. So-Hye memintanya minggir tapi ia tidak mau. Hingga akhirnya produser Yoon datang dan membiarkan So-Hye lewat. Ternyata di balik ruangan sudah ada tim produksi dan seluruh kru lainnya, memberikan surprise pada So-Hye karena hari tersebut adalah hari ulang tahunnya. Meski terkejut dan terlihat senang, So-Hye pamit karena sudah ada urusan lain yang harus ia kerjakan. Hae-Sung menyindirnya akan pergi menemui pacarnya, namun So-Hye tidak menghiraukannya dan melewati Hae-Sung tanpa berkata apa-apa.

Hae-Sung (dan manajernya) lantas menyusul So-Hye. Orang yang hendak ditemui So-Hye ternyata membatalkan janjinya karena harus menangani pasien darurat. Chang-Suk memanfaatkan momen tersebut untuk mengajak So-Hye ke acara makan malam tim. Karena memang sudah tidak ada tujuan lain, So-Hye dengan berat hati mengiyakan.

Saat hendak masuk ke mobil, ternyata ada mobil lain di sebelahnya yang parkir terlalu mepet. So-Hye lantas menghubungi nomer telpon si pemilik mobil tersebut, namun langsung memutuskan telponnya begitu mendengar suara bahwa telpon tersebut masuk ke panggilan roaming internasional. Ia kesal sekaligus herena karena mengira si pemilik mobil benar-benar ada di luar negeri. Dengan gaya tengil Hae-Sung menghampirinya dan menawarkan bantuan untuk mengeluarkan mobil So-Hye. Kembali dengan berat hati So-Hye mengiyakan. Tanpa ia duga, ternyata si pemilik mobil adalah Hae-Sung dan suara roaming internasional yang ia dengar barusan adalah nada panggil pribadi milik Hae-Sung. So-Hye jadi keki dibuatnya.

Lokasi pesta makan malam bersama tim ternyata adalah rumah Hae-Sung. Ia memperkenalkan kokinya yang jebolan Le Cordon Bleu pada So-Hye yang sempat sangsi dengan pemilihan lokasi pesta tersebut. Saat anggota tim lainnya sudah tiba, Hae-Sung menawarkan, atau lebih tepatnya memaksa, So-Hye untuk melihat-lihat isi rumahnya. Destinasi pertama adalah walking closet yang luas dengan koleksi pakaian mewah yang berlimpah.

adegan_fantastic_1d

Hae-Sung mengambil salah satu baju yang ada dan mengatakan bahwa karakternya akan lebih menarik apabila mengenakan baju semacam itu, tidak stereotip seperti naskah So-Hye yang menggambar karakter si pembunuh yang dimainkan Hae-Sung selalu menggunakan baju berwarna hitam. Tanggapan So-Hye ternyata di luar harapannya. Ia justru marah karena menganggap Hae-Sung tidak paham karakternya dan hanya berusaha untuk menutupi akting buruknya dengan wajah dan fashion.

“Aku tahu aku buruk, seluruh dunia tahu itu. Tapi seorang aktor masih bisa memberikan pendapat tentang drama,” ujar Hae-Sung.

So-Hye kembali berkata dengan nada tinggi bahwa untuk bisa mengatakan hal barusan Hae-Sung harus terlebih dahulu menjadi aktor dan tidak ber’akting impoten’ seperti yang dibicarakan oleh orang lain. Hae-Sung tidak bisa menahan lagi emosinya. Ia melemparkan baju yang ia pegang ke lantai dan menuduh Hae-Sung ingin membalas dendam atas apa yang terjadi di masa lalu.

“Newbie dibutakan oleh uang dan kesuksesan,” ucap So-Hye, “sehingga ia melemparkan kepercayaan dan kesetiaan keluar jendela. Bermanfaatkah balas dendam pada seseorang seperti itu?”

Hae-Sung berusaha menjelaskan bahwa yang terjadi sebenarnya bukan seperti itu, tapi So-Hye tidak mau mendengarnya dan mengatakan pada produser Yoon yang baru saja datang bahwa Hae-Sung tidak bisa berada dalam drama ‘Hitman’. Ia menambahkan dengan mengatakan secara tegas pada Hae-Sung untuk keluar dari dramanya. Hae-Sung yang juga sudah kesal pun menanggapi dengan mengatakan bahwa ia tidak mau bekerja dengan penulis seperti So-Hye.

Produser Yoon mengejar So-Hye yang bergegas melangkah keluar. Ia mencoba membujuknya untuk tetap tinggal, tapi So-Hye berkeras untuk tetap pergi dan mengancam akan keluar dari proyek apabila Hae-Sung masih menjadi pemeran utamanya. Sementara itu, setelah meminta manajernya untuk membelikan tiket ke Cina, Hae-Sung mengurung dirinya di kamar.

adegan_fantastic_1e

Dokter Hong Joon-Gi (Kim Tae-Hoon) sedang mengamati hasil rontgen ketika So-Hye masuk ke ruangannya. Ternyata Joon-Gi lah orang yang sebelumnya hendak ditemui oleh So-Hye. Melihat hasil rontgen, So-Hye mengomentarinya sebagai sesuatu yang serius karena kanker payudara sudah merambat hingga ke paru-paru. Tanpa diduga, Joon-Gi menanggapi kata-kata So-Hye dengan tatapan serius. So-Hye baru tersadar bahwa hasil rontgen tersebut adalah miliknya sendiri.

Joon-Gi lantas menyarankan untuk melakukan tes sekali lagi agar hasilnya lebih pasti. Ia juga menyarankan terapi tertarget sebagai produser penyembuhan awal. So-Hye yang syok mencoba mengalihkan pembicaraan dengan menanyakan perihal adegan operasi di skenario drama yang ia minta untuk diperiksa oleh Joon-Gi. Joon-Gi sempat menolaknya karena menganggap sekarang bukan waktu yang tepat untuk membahasnya.

“Akhir hidupku terlalu mendesak,” jawab So-Hye. “Tapi aku hanya memiliki satu hari sampai dengan batas waktu script. Mari kita memadamkan api pertama.”

adegan_fantastic_1f

Dokter Hong akhirnya mengalah dan memberikan pendapatnya mengenai skenario So-Hye. Tak lama setelah itu, So-Hye berpamitan. Setelah masuk ke dalam mobilnya ia hanya terdiam seperti orang linglung hingga malam tiba. Mendadak ayahnya menelpon. Saat hendak menceritakan penyakitnya, ayahnya justru meminta dikirimi uang sebagai deposit perumahan. So-Hye akhirnya urung bercerita dan berjanji akan mengirimkan uang tersebut setelah ia mendapatkannya.

Masalah lain ternyata sudah menunggu So-Hye di rumah. Ia mendapati kakaknya tanpa kabar terlebih dahulu sudah berada di dalam rumah dan lantas bercerita tentang berbagai kebutuhan uang serta tempat tinggal yang ia hadapi. So-Hye yang sedang galau melampiaskan emosinya dengan memarahi kakaknya yang tidak pernah bisa mandiri hingga saat ini. Ia pun lalu mengusir kakaknya pergi. Sepeninggal kakaknya, So-Hye menangis tersedu-sedu memikirkan hidupnya.

Esok harinya So-Hye terbangun karena ada yang mengetuk pintu rumahnya. Yang datang adalah seorang wanita (– belum tahu namanya –), mengatakan bahwa ia sudah mengambil alih rumah produksi So-Hye. Ia memastikan bahwa baik So-Hye maupun Hae-Sung kini adalah ‘miliknya’ dan mereka tidak bisa lagi membatalkan syuting ‘Hitman’. Belum juga So-Hye membela diri, dua orang masuk dan mengatakan ingin melihat-lihat isi kantor So-Hye karena ada tulisan “dijual” terpajang di depan. wanita tadi mempersilahkannya.

adegan_fantastic_1g

Sementara itu, Hae-Sung menemui neneknya di panti jompo. Setelah cipika cipiki dengan neneknya, ia menemui dokter pengawas dan mendapat kabar bahwa diabetes yang diderita neneknya semakin memburuk. Sebelum kehilangan penglihatannya, dokter mengatakan bahwa si nenek ingin sekali melihat drama korea yang dibintangi oleh Hae-Sung. Hae-Sung sendiri menjadi semakin galau setelah mengintip neneknya sedang membangga-banggakan cucunya pada teman-temannya.

So-Hye akhirnya menerima keputusan si pemilik perusahaan yang baru. Ia memberikan perjanjian kontrak baru untuk memastikan dibayar sesuai dengan ketentuan karena wanita tersebut terkenal sering tidak membayar penulis naskahnya. Si wanita tidak keberatan dengan syarat yang diajukan So-Hye asalkan So-Hye memastikan naskahnya berkualitas. Ia pun menambahkan bahwa yang mungkin menjadi masalah adalah Hae-Sung, yang hari itu sedang bersiap untuk pergi ke Cina.

Mendengarnya, So-Hye segera bergegas menuju tempat tinggal Hae-Sung. Ia berhasil mencegat mobil yang dikemudikan manajer Hae-Sung tepat di saat mereka hendak berangkat. Saat berbicara empat mata, dengan menahan emosinya, So-Hye meminta agar Hae-Sung mau melakukan drama ‘Hitman’ bersama-sama. Ia juga meminta maaf karena sebelumnya sudah bersikap terlalu jauh. Hae-Sung jual mahal dan berpura-pura menelpon manajernya menanyakan berapa ganti rugi yang harus dibayar apabila membatalkan penerbangan. Ia lalu berpura-pura manajernya telah memesan jet pribadi dan biaya pembatalannya adalah 5 juta won.

Puas mengerjai So-Hye, Hae-Sung mau menerima tawarannya untuk membintangi ‘Hitman’. Ia mengajukan satu syarat, yaitu So-Hye tidak boleh mengabaikan panggilannya, dengan dalih ia ingin tampil total di drama tersebut dan akan bertanya langsung pada So-Hye apabila ada hal-hal yang kurang jelas atau ingin dikembangkan lagi. So-Hye pun terpaksa menerima syarat tersebut. Dengan wajah puas Hae-Sung berdiri dan mengulurkan tanganyna pada So-Hye, yang meski enggan, menyambut sekilas uluran tangan Hae-Sung.

adegan_fantastic_1a

» Sinopsis Fantastic Episode 1 Bagian Kedua

* Berhubung masih episode perdana, kemungkinan ada nama karakter yang belum sesuai. Ini akan diperbaiki nanti jika sudah ada kejelasan 🙂

Reply