Sinopsis Drama Korea Fantastic Episode 7 & Preview Episode 8

Di sinopsis Fantastic episode sebelumnya, Choi Jin-Sook (Kim Jung-Nan) berusaha menjatuhkan Lee So-Hye (Kim Hyun-Joo) melalui Hong Sang-Hwa (Yoon Ji-Won). Caranya, ia memberikan sejumlah uang kepada Sang-Hwa — yang memang sedang membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ayahnya — asalkan ia mau mundur sebagai asisten So-Hye. Jin-Sook bahkan menyebarkan berita palsu bahwa So-Hye menjiplak karya Sang-Hwa untuk memuluskan rencananya. Untungnya, berkat bantuan Ryoo Hae-Sung (Joo Sang-Wook), Sang-Hwa bisa membalikkan keadaan dan kini malah punya bukti niat jahat Jin-Sook dalam bentuk rekaman suara. Tahu bahwa Hae-Sung yang telah diam-diam membantunya, hati So-Hye 100% luluh. Ia pun mendatangi Hae-Sung dan menciumnya. Apa yang kira-kira akan terjadi di sinopsis drama korea Fantastic episode 6 kali ini?

Sinopsis Episode 6

Hae-Sung tiba-tiba menghentikan ciumannya dan menanyakan tentang jadwal kencan So-Hye dengan Hong Joon-Gi (Kim Tae-Hoon). Ia meminta agar kencan So-Hye dengan Joon-Gi hanya sebatas ngopi, itu pun hanya secangkir 😀 So-Hye tidak menjawab dan kembali mencium Hae-Sung. Hae-Sung lantas menggendong So-Hye dan berteriak lantang menyatakan cintanya.

Esok harinya, di lokasi syuting, So-Hye sedang berdiskusi dengan Yoon Chul-Hyung (Kim Dong-Gyun) tentang sebuah adegan yang terpaksa harus dihapus karena tidak menemukan lokasi yang tepat saat Hae-Sung dan Oh Chang-Suk (Jo Jae-Yun) datang menghampiri. Hae-Sung nimbrung dan mengatakan bahwa ia sudah berlatih keras untuk adegan tersebut. So-Hye membalas bahwa ia juga butuh waktu setengah hari untuk menulis naskah itu. Hae-Sung melihat kesempatan untuk berdua dengan So-Hye, mengajak So-Hye untuk membahas masalah adegan tersebut secara empat mata dengannya di dalam van.

Begitu masuk di dalam van, So-Hye langsung mengomeli Hae-Sung karena mempermalukannya di depan umum. Belum sempat So-Hye menyelesaikan kata-katanya, Hae-Sung segera menciumnya. Dan aksi cium-cium kecil mereka berlanjut ke ciuman mesra yang bahkan sampai membuat van bergoyang. Sutradara Yoon yang melihatnya mengira di dalam sedang terjadi perkelahian sehingga ia berniat untuk masuk dan menghentikan mereka. Chang-Suk segera mencegahnya dan, setelah berpura-pura menguping, ia mengatakan bahwa sebentar lagi pembicaraan mereka akan selesai.

Tak lama kemudian So-Hye keluar terlebih dahulu dan berpura-pura kesal dengan Hae-Sung. Pun demikian Hae-Sung yang keluar setelah itu, berpura-pura kalah beradu argumen dengannya.

adegan_fantastic_7a

So-Hye bertemu dengan Joon-Gi dan keduanya ngobrol bersama di pinggir danau. So-Hye mengatakan bahwa ia tidak ingin menceritakan penyakitnya pada Hae-Sung karena pasti sikap Hae-Sung akan berubah setelah itu. Ia juga berharap akan ada keajaiban seperti di film-film, dimana suatu saat nanti tiba-tiba semua sel kanker dalam tubuhnya hilang begitu saja. Joon-Gi lantas menyemangatinya agar terus berbahagia setiap hari. Sebelum pulang, Joon-Gi memintanya untuk menyumbangkan barang-barangnya di bazaar rumah sakit. Sebagai gantinya, Joon-Gi akan mentraktirnya makan siang. So-Hye sempat mengiyakan, namun ia teringat kata-kata Hae-Sung yang hanya memperbolehkannya minum kopi saja dengan Joon-Gi, sehingga ia mengajak Joon-Gi untuk nge-brunch kopi dengan donat gandum saja.

Usai makan, So-Hye berpamitan dan pergi meninggalkan Joon-Gi. Joon-Gi menatapnya dengan wajah sayu, membayangkan saat-saat yang pernah ia lalui bersama So-Hye. Ternyata Joon-Gi sudah menyukai So-Hye sejak pertama kali berkenalan dengannya 2 tahun lalu. Ia bahkan sudah pernah berniat untuk mengajaknya kencan, namun karena So-Hye mendadak mendapat telpon maka ia mengurungkan niatnya.

Sekembalinya ke rumah, adiknya (siapa ya namanya) menyindirnya sudah bagai saudara dari pacar So-Hye. Joon-Gi tidak mempermasalahkannya dan justru senang karena dengan kondisinya yang sekarang (ia juga penderita kanker), dirinya masih bisa merasakan cinta. Adiknya pun berjanji akan mencarikan wanita untuknya.

adegan_fantastic_7b

Acara makan Jin-Sook terganggu saat seorang reporter mengirimkan foto-foto kedekatan So-Hye dengan Hae-Sung yang ia jepret secara diam-diam. Ia segera menelpon reporter tersebut dan mengajaknya makan bersama untuk membahasnya, sekaligus membantah gosip kedekatan mereka. Sebelum menemuinya, Jin-Sook memanggil Chang-Suk, yang malah keceplosan mengkonfirmasi hubungan keduanya. Dengan kesal Jin-Sook meminta Chang-Suk untuk membuat hubungan Hae-Sung dan So-Hye putus, tapi Chang-Suk dengan lantang menolaknya, lantas kabur begitu saja dari hadapan Jin-Sook. Beberapa saat kemudian asistennya datang dan memberikan bukti foto serta kopi rekam medis dari So-Hye yang menyatakan bahwa dirinya menderita kanker stadium 4.

Hae-Sung mendatangi So-Hye di apartemennya. Saat hendak bermesraan, tiba-tiba terdengar suara kunci pintu terbuka. Hae-Sung segera bersembunyi di balik meja dapur. Yang masuk ternyata adalah Sang-Hwa. Gebleknya, bukannya berusaha untuk tetap tenang, Hae-Sung malah ketiduran dan ngorok 😀 Alhasil Sang-Hwa mengetahui keberadaannya di sana dan segera pamit pulang meninggalkan mereka.

Dengan kesal So-Hye membangunkan Hae-Sung. Ia sempat sejenak merajuk, tapi Hae-Sung memeluknya dari belakang dan mengajaknya ikut ke penthousenya. Di penthouse, Hae-Sung membuatkan masakan bagi So-Hye. Ia bergaya mengatakan akan melakukan apa saja bagi So-Hye. Mendengarnya, So-Hye pun meminta Hae-Sung untuk berhenti merokok. Dengan berat hati Hae-Sung mengiyakan, namun ia meminta So-Hye nanti mengabulkan permintaannya jika ia berhasil melakukannya.

adegan_fantastic_7c

Kembali di apartemen So-Hye, ia sedang mendiskusikan naskah ‘Hitman’ saat Chang-Suk datang membawakan berbagai macam oleh-oleh dari Hae-Sung. Mulai dari udang hingga apel. Setelah memberikan kata pengantar ilmiah, yang contekannya ia tulis di tangan, Chang-Suk berpamitan.

“Aku mungkin akan dihancurkan, mungkin juga kerangkaku akan berubah menjadi debu, rohku mungkin akan hilang. Tapi aku akan melindungimu dan Hae-Sung sampai akhir. Berbahagialah,” ujar Chang-Suk.

So-Hye hanya bisa melihatnya sambil terpana. Sang-Hwa lalu mengatakan bahwa ia bahagia bisa menjadi saksi dalam hubungan langka nan historis antara penulis dengan aktor, yang merupakan impian setiap penulis. Sang-Hwa lantas menanyakan kado apa yang akan diberikan So-Hye untuk Hae-Sung. So-Hye menjawab bahwa ia mungkin akan membuatkannya kue.

Tiba-tiba bel pintu berbunyi. Saat Sang-Hwa membukanya, ternyata Jin-Sook yang datang. Dengan dingin keduanya saling menyapa. Setelah Sang-Hwa pergi, tanpa basa-basi Jin-Sook langsung mengungkapkan kesedihannya karena So-Hye terkena kanker. Dan begitu tahu bahwa So-Hye belum menceritakan hal tersebut pada Hae-Sung, Jin-Sook menggunakan ancaman skandal keduanya untuk meminta So-Hye meninggalkan Hae-Sung. Ia menawarkan pembayaran naskah untuk So-Hye asalkan ia bisa segera pergi. Untuk membuat So-Hye makin bimbang, Jin-Sook pun berpura-pura menahan tangisnya.

adegan_fantastic_7d

Baek Sul (Park Si-Yeon) kembali hendak tidur di lantai saat ia melihat anting Lee Mi-Do (Chae Gook-Hee) tergeletak di karpet. Ia menjadi makin kesal dengan suaminya dan jadi membayangkan Kim Sang-Wook (Ji Soo), yang saat ini sedang kebingungan karena Sul jarang menghubunginya. Sul lantas chatting dengan Jo Mi-Sun (Kim Jae-Hwa) dan menceritakan niatnya untuk berselingkuh dengan seorang pria muda tampan dna baik hati. Karena penasaran, Mi-Sun pun menelponnya. Agar tidak ketahuan, Sul pindah ke gudang dan ngobrol dengan Mi-Sun di sana. Meski sebenarnya berniat melakukannya, Sul mengatakan bahwa ia tidak mungkin untuk melakukannya. Mi-Sun menyetujuinya.

Choi Jin-Tae (Kim Young-Min) tiba-tiba membuka pintu gudang dan menanyakan apa yang sedang Sul lakukan. Sul menjawab hanya sedang menelpon teman dan ia segera balik kembali ke kamar. Karena penasaran, Jin-Tae diam-diam mengambil ponsel Sul yang ia terlihat sudah tertidur. Tidak ada yang mencurigakan di daftar panggilan terakhirnya. Ia lalu mencoba menelpon Mi-Sun, dan ternyata benar terdengar suara seorang wanita. Akhirnya ia pun mengembalikan ponsel tersebut. Tanpa ia tahu, saat kembali ke kamar tadi, Sul sudah menghapus semua kontak dan chat Sang-Wook. Sul bahkan sempat memberi Jin-Tae kejutan, dengan meletakkan anting Mi-Do di tempat tidurnya. Jin-Tae langsung kaget melihatnya dan menyadari bahwa Sul yang meletakkan anting tersebut di sana. Ia pun membuang anting tersebut ke tempat sampah dengan kesal.

Di penthouse, Hae-Sung sedang mengucapkan selamat tinggal pada rokok-rokoknya. Saking galaunya, ia bahkan meminta mereka untuk pergi dari hadapannya. Namun karena mereka tidak kunjung pergi (ya gimana bisa), Hae-Sung memutuskan untuk pergi. Namun tak lama kemudian ia kembali menemui rokok-rokoknya dan hendak menghisapnya. Untung ia masih sadar dan memutuskan untuk berlatih dialog dengan Chang-Suk.

Saat latihan, Chang-Suk jadi gemas sendiri melihat Hae-Sung yang terus-terusan makan permen untuk melupakan keinginan merokoknya. Ia akhirnya minta agar Hae-Sung merokok saja, daripada makan permen terus-terusan dan beresiko menjadi gendut. Karena benar-benar ingin serius dengan So-Hye, Hae-Sung minta agar CHang-Suk memukulnya apabila ia kedapatan merokok. Namun begitu melihat Chang-Suk ternyata bersemangat sekali hendak memukulnya, Hae-Sung membatalkannya dan meminta agar Chang-Suk cukup menyiramkan air saja 😀

adegan_fantastic_7e

Satu hal lagi yang diceritakan Jin-Sook saat menemui So-Hye adalah tentang Hae-Sung yang ternyata bukan berasal dari keluarga kaya di Amerika, melainkan hanya diadopsi (kurang jelas maksudnya apa). Ia kembali ke Korea setelah masa adopsinya berakhir, dan kebetulan, orang pertama yang ia temui setibanya di Korea adalah So-Hye. Itu sebabnya ia mengejar-ngejar So-Hye. Karena terus memikirkan hal tersebut, So-Hye tidak mau mengangkat telpon dari Hae-Sung, yang berulang kali mencoba menghubunginya.

Esok harinya So-Hye hunting tempat baru untuk pindahan. Seseorang di jalan tiba-tiba menawarinya tempat untuk disewa, dan ia bisa segera pindah kapan saja ia mau, beralasan penghuni sebelumnya buru-buru pindah karena ditugaskan ke tempat lain.

Hae-Sung makin tersiksa karena tidak merokok. Ia bahkan dikucilkan kru syuting yang lain karena tidak merokok. Setelah mengambil permen, ia kembali mencoba menghubungi So-Hye. Kali ini So-Hye mengangkat telponnya. So-Hye beralasan sedang sibuk menulis, sehingga ia segera menutup telpon dari Hae-Sung. Ternyata saat itu ia sedang mengepak barang-barangnya di apartemen bersama dengan Joon-Gi. Usai menutup telpon, So-Hye menceritakan segala sesuatunya pada Joon-Gi. Meski prihatin, Joon-Gi tidak bisa berbuat apa-apa.

Saat membawa barang-barang keluar, So-Hye kaget melihat Hae-Sung berada di lorong apartemen. Demikian pula Hae-Sung, yang lagi sebal begitu mengetahui So-Hye sedang bersama Joon-Gi. So-Hye segera berdalih bahwa ia sedang menyumbangkan barang-barangnya ke bazaar rumah sakit dan Joon-Gi membantu membawanya. Hae-Sung lalu masuk ke apartemen So-Hye dan melihat bekas makanan So-Hye dan Joon-Gi. Di luar kamar, So-Hye berdiri mematung. Joon-Gi menyarankannya agar cepat menyelesaikan permasalahan ini. So-Hye menjawab tidak perlu karena baginya ini adalah yang terbaik.

adegan_fantastic_7f

So-Hye menyusul masuk ke dalam apartemen. Ia menunjukkan foto-foto yang dibawa oleh Jin-Sook. Hae-Sung mengatakan bahwa hal itu tidak masalah baginya, namun SO-Hye tidak setuju karena baginya karir adalah segalanya.

“Aku tidak cukup mencintaimu untuk melalui semua ini,” ujar So-Hye.

Dengan menahan tangis, So-Hye meminta Hae-Sung untuk segera pergi, khawatir akan ada reporter lain yang memotret mereka berduaan di kamar. Hae-Sung pun pergi meninggalkannya.

Sul sedang bersih-bersih kamar. Ia melihat anting Mi-Do di tempat sampah dan menjadi kesal. Tiba-tiba masuk pesan teks dari Sang-Wook. Sul menjadi bersemangat kembali. Kali ini ia bahkan membalas pesan teks Sang-Wook dan menanyakan apakah ia mau berkendara bersama hari ini.

Sutradara Yoon mengabarkan bahwa Hae-Sung sudah tidak masuk syuting selama dua hari berturut-turut tanpa ada kabar. So-Hye jadi khawatir terhadap Hae-Sung, terlebih karena sekarang adalah hari ulang tahunnya. Ia mendatangi penthouse Hae-Sung dan ditemui oleh Chang-Suk, yang juga sama tidak tahunya tentang keberadaan Hae-Sung.

Orang yang menawarkan kamar sewa pada So-Hye menelpon dan memberitahu bahwa pemilik sebelumnya telah mengangkut barang-barangnya, sehingga So-Hye bisa segera pindah. So-Hye pun langsung mentransfer deposit uang sewa sebesar 50 juta won. Apes baginya, ternyata orang tersebut menipunya dan justru memberikan kamarnya bagi orang lain. Setelah sempat meminta bantuan pada detektif polisi untuk mencari si pelaku, So-Hye menelpon Mi-Sun dan memintanya untuk menjemputnya. Begitu Mi-Sun tiba, So-Hye minta ijin untuk tinggal bersama mereka selama beberapa hari. Tanpa bertanya apa-apa Mi-Sun memperbolehkannya.

adegan_fantastic_7g

Di rumah Mi-Sun, di kamar yang ia gunakan untuk menginap, So-Hye akhirnya bercerita pada Mi-Sun bahwa ia terkena kanker. Dengan menahan tangis, Mi-Sun mencoba untuk menguatkan So-Hye. So-Hye lantas bertanya apakah suami Mi-Sun sedang ada di rumah. Mi-Sun menjawab tidak.

“Kalau begitu Mi-Sun… boleh aku menangis sebentar? Boleh aku menangis keras?”

Mi-Sun mengiyakan. Dan keduanya pun menangis bersama.

Malam harinya, Mi-Sun diam-diam menanam brokoli dan kubis brussel di kebunnya sebagai obat herbal bagi So-Hye. Kim Pil-Ho (Im Ji-Kyu) yang datang akhirnya mengetahui penyakit yang diderita So-Hye dan ia pun menyarankan untuk menanam juga bok choy, karena setahunya itu juga bagus untuk kanker. Mi-Sun lantas mulai menangis membayangkan sakit yang diderita So-Hye. Pil-Ho memeluknya dan berjanji akan bersama-sama membantu So-Hye dan membuatnya nyaman.

Esok harinya, So-Hye terbangun karena mendengar suara notifikasi di ponselnya. Ternyata Chang-Suk yang mengirim pesan, memberitahu bahwa Hae-Sung sudah kembali ke penthouse. So-Hye pun segera menuju ke sana. Saat masuk ke dalam, ia tidak menemukan siapa-siapa. Namun tiba-tiba muncul Hae-Sung bersama dengan Jin-Sook. So-Hye segera bersembunyi di balik tembok.

adegan_fantastic_7h

Hae-Sung mempertanyakan mengapa Jin-Sook mengusir So-Hye. Ia juga mengatakan akan memperpanjang kontraknya asalkan Jin-Sook tidak menyentuh So-Hye. Ia bahkan akan menandatangani kontrak tersebut sekarang dan memanggil wartawan untuk memberitahukan ke publik bahwa ia berpacaran dengan So-Hye. Jin-Sook tidak memperbolehkannya. Hae-Sung tidak menghiraukannya dan segera mengambil telponnya untuk menelpon wartawan. Jin-Sook langsung merebut ponsel tersebut.

“Kita tidak tahu berapa lama lagi dia akan hidup!” ujar Jin-Sook. “Lee So-Hye terkena kanker.”

Hae-Sung tersenyum mendengarnya. “Lalu kenapa?”

“Kau sudah tahu?” tanya Jin-Sook dengan heran.

“Aku tidak tahu kau serendah ini. Kau sudah tahu dan kau masih mengusir Lee So Hye? Dia sudah sangat tertekan dan susah payah berjuang untuk hidupnya. Dan kau masih mengusirnya seperti itu?” ujar Hae-Sung tegas.

“Aku melakukannya untukmu,” dalih Jin-Sook.

“Pergilah,” respon Hae-Sung, sambil membukakan pintu lift untuk Jin-Sook.

Sepeninggal Jin-Sook, Hae-Sung melangkah kembali ke ruang tengah. Ia kaget mendapati So-Hye berdiri di sana, menatapnya dengan mata berkaca-kaca.

Preview Episode 8

» Sinopsis Fantastic Episode 8 selengkapnya

Tema artikel yang berhubungan / Tags: , ,  drama korea yang cowoknya sakit kanker.

Reply