Rekap Sinopsis Fantastic Episode 15 & Episode 16 *TAMAT*

Di drama korea Fantastic episode sebelumnya, kondisi Lee So-Hye (Kim Hyun-Joo) makin parah dan sempat harus menggunakan selang oksigen. Pun begitu dengan Hong Joon-Gi (Kim Tae-Hoon) yang akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di samping So-Hye. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis Fantastic eps 15 dan 16 kali ini?

Sinopsis Fantastic Episode 15

Meski menyedihkan, ‘pesta’ upacara kematian Joon-Gi berjalan meriah dan sukses. Joon-Gi memberikan tiket tamasya ke Bolivia selama 2 minggu sebagai hadiah pernikahan. Tidak hanya kepada mereka, ia juga memberikan hadiah kepada semua teman-temannya. Hal itu membuat So-Hye terinspirasi untuk memberikan hadiah perpisahan juga kepada teman-temannya. Salah satu yang segera ia lakukan adalah membuat sebuah blog berjudul FantastiCancer yang berisikan kisah perjuangannya dalam melawan kanker, serta Ryo Hae-Sung (Joo Sang-Wook) yang terus mendampinginya.

Dengan ditemani oleh Jo Mi-Sun (Kim Jae-Hwa) dan Baek Sul (Park Si-Yeon), So-Hye mencari-cari pakaian dalam yang nantinya akan ia gunakan di malam pertama pernikahannya. Usai berbelanja, So-Hye mendapat kabar bahwa foto-foto Hae-Sung saat dulu tertangkap sebagai pengedar narkoba di US beredar. Hae-Sung yang saat itu sedang makan malam bersama Kim Sang-Wook (Ji Soo), Oh Chang-Suk (Jo Jae-Yun), dan Kim Pil-Ho (Im Ji-Kyu) tahu bahwa itu adalah ulah Choi Jin-Sook (Kim Jung-Nan). Namun untuk melawannya melalui jalur hukum tidak memungkinkan karena butuh waktu lama.

Di rumah produksi, sutradara Yoon Chul-Hyung (Kim Dong-Gyun) memberi kabar bahwa episode Hitman akan dikurangi menjadi hanya 6 episode dari 16 episode yang direncanakan, imbas dari foto-foto Hae-Sung. So-Hye tidak terima karena pada saat itu sebenarnya Hae-Sung tidak bersalah. Ia bahkan sudah menerima hukumannya walau sebenarnya tidak melakukannya. Namun tetap saja, dengan dalih akan berpengaruh buruk pada pemirsa, perusahaan penyiaran meminta So-Hye untuk merevisi naskah tersebut. Pada akhirnya, So-Hye berhasil merayu sutradara Yoon untuk tetap melanjutkan syuting Hitman sesuai dengan jumlah episode awal mereka dan akan memikirkan soal penayangannya nanti, meski tidak harus di media televisi sekali pun.

Setibanya di rumah, Hae-Sung ternyata memiliki pemikiran sama dengan So-Hye. Ia bahkan tidak peduli jika nantinya serial tersebut tidak menghasilkan uang, selama bisa menyelesaikannya. Tiba-tiba dua orang detektif polisi narkoba datang untuk membawa Hae-Sung ke kantor polisi untuk diperiksa, karena mulai beredar pula rumor bahwa hingga sekarang Hae-Sung masih mengedarkan narkoba. Dengan tetap tenang Hae-Sung mengikuti mereka.

Sang-Wook memberitahu Sul bahwa ia telah mengirimkan laporan penggelapan pajak Jin-Tae ke kejaksaan beserta dengan buku catatan harta yang sebelumnya diambil oleh Sul. Sul merasa gugup, khawatir nanti tidak berjalan sesuai rencana. Sang-Wook menguatkannya.

Keluarga Choi ternyata sudah menyiapkan cara untuk menangkal buku besar yang dicuri Sul, yaitu dengan ibu Jin-Tae (Yoon So-Jung) berpura-pura terkena dementia dan berbuat aneh-aneh dengan membuat catatan-catatan harta di buku besar. Tiba-tiba Choi Jin-Tae (Kim Young-Min) mendapat telpon dari temannya di kejaksaan yang mengabarkan bahwa ada laporan penggelapan pajak terhadapnya. Ia segera menemui rekannya itu dan merayunya agar mau membantunya (baca: menyogoknya). Sogokan Jin-Tae berhasil. Rekannya mengatakan pada Sang-Wook dan Sul yang menemuinya bahwa bukti yang mereka bawa tidak valid. Ia lalu mengalihkan pembahasan ke hubungan mereka berdua yang memalukan jabatan pengacara. Sang-Wook yang tahu bahwa orang yang dihadapinya adalah teman Jin-Tae memilih untuk mengajak Sul keluar. Jin-Tae yang melihat kejadian tersebut dari ruangan sebelah tersenyum senang.

Sementara Hae-Sung menjalani pemeriksaan, Chang-Suk berusaha mati-matian untuk mencegah media menulis yang tidak-tidak tentang Hae-Sung. So-Hye yang menunggu dengan gelisah tiba-tiba kedatangan tamu, nenek Hae-Sung (Kim Ji-Young). Ternyata ia datang gara-gara ibu Sul yang kini dirawat di panti jompo yang sama dengannya selalu membanggakan diri kalau Sul menikah dengan Hae-Sung. Begitu mendengar nama So-Hye, nenek Hae-Sung langsung mengingatnya sebagai cinta pertama Hae-Sung.

So-Hye mengobrol dengan nenek Hae-Sung. Ia memberitahu nenek Hae-Sung bahwa ia adalah penderita kanker. Nenek Hae-Sung lantas minta dibuatkan makanan. Yang terjadi adalah So-Hye berulangkali dimarahi karena cara memasaknya yang salah. Beberapa waktu kemudian Hae-Sung datang. Urusan investigasinya sudah selesai dan ia sudah dibebaskan kembali. Saat makan bersama, ternyata masakan So-Hye kali ini cukup lezat berkat bimbingan dari nenek Hae-Sung. Nenek Hae-Sung lalu memberikan semangat pada So-Hye bahwa ia akan hidup lama.

Esok harinya, pernikahan So-Hye dengan Hae-Sung berlangsung, dengan hanya dihadiri oleh teman-teman terdekat mereka. Bahkan yang menikahkannya pun Sang-Wook. Malam harinya, dengan malu-malu So-Hye bersiap menghadapi malam pertamanya. Tapi baru beberapa saat ia bercumbu dengan Hae-Sung di tempat tidur, Chang-Suk datang dan memberitahukan sebuah kabar gembira. Wartawan yang sebelumnya selalu berusaha menyerang mereka ternyata kali ini menulis sebuah berita yang bagus tentang pernikahan Hae-sung dan So-Hye. Tulisan tersebut mendapat respon yang baik dari pembaca, termasuk fans-fans Hae-Sung yang kini kembali mendukungnya.

Sul yang melihat berita-berita pencitraan Jin-Tae di media online menjadi tidak tahan lagi. Ia kemudian membuat tulisan sekaligus mempublikasikan buku besar serta bukti-bukti kekayaan keluarga Choi yang disembunyikan selama ini. Usai melakukan itu, Sul teringat pada Sang-Wook dan mencarinya. Sang-Wook sendiri baru saja mendapat berita bahwa dirinya telah dilaporkan secara resmi karena melanggar kode etik pengacara. Keduanya lalu bertemu dan Sang-Wook akhirnya mengatakan bahwa ia mencintai Sul sembari memeluknya. Sul yang merasakan hal yang sama lalu membalas pelukan Sang-Wook.

Esok harinya, So-Hye janjian dengan Hae-Sung di sebuah taman. Saat sedang menunggu Hae-Sung, tiba-tiba ia melihat sosok Joon-Gi berdiri dengan membawa balon. Joon-Gi lalu berjalan menjauhi So-Hye dan melepaskan balonnya. Saat itu juga tiba-tiba So-Hye merasa sesak dan ia terjatuh tak sadarkan diri. Hae-Sung yang sudah tiba di sana langsung berlari menghampiri So-Hye.


Sinopsis Fantastic Episode 16 (END)

Di UGD, Jamie memberitahu Hae-Sung bahwa So-Hye mengalami emboli paru dan pingsan karena sirkulasi darahnya terhambat. Masalahnya, jalur operasi akan berbahaya karena adanya kanker di paru-paru So-Hye. Untuk sementara ia akan mencoba melarutkan emboli dengan obat. Hae-Sung lalu meminta agar Chang-Suk menunda semua jadwal mereka karena ia akan menemani So-Hye di rumah sakit.

Karena efek obat dari emboli, delirium So-Hye kembali kambuh. Berulang kali ia terbangun tanpa mengenali Hae-Sung. Ia bahkan sempat mengira Sang-Wook yang datang bersama Sul sebagai Hae-Sung. Agar tidak lagi dilupakan, Hae-Sung menempelkan foto-foto pernikahan mereka berdua di tembok dekat tempat tidur So-Hye.

Sementara itu, imbas dari publikasi foto dan video harta kekayaan keluarga Choi mulai terasa. Citra Jin-Tae di mata publik mulai menurun. Pengacaranya memberi usul untuk sementara membiarkannya terlebih dahulu dan mencari waktu yang tepat untuk membalas Sul dengan cara membongkar kedekatannya dengan Sang-Wook.

D dalam kampanyenya yang terakhir, Jin-Tae habis-habisan diserang oleh publik yang sudah tidak lagi mempercayainya. Lee Mi-Do (Chae Gook-Hee) tidak tahan lagi dan akhirnya memutuskan untuk meninggalkannya dan bekerjasama dengan pihak kejaksaan untuk menjatuhkan Jin-Tae. Dalam sekejap dunia keluarga Choi berbalik. Tim dari kantor kejaksaan mulai melakukan penyidikan dan penggeledahan terhadap keluarga Choi, baik di rumah kediaman mereka maupun di kantor Jin-Sook.

Jamie menjelaskan pada Hae-Sung mengenai resiko operasi yang akan dilakukan So-Hye. Meski beresiko kematian, tapi Hae-Sung menyetujuinya karena ada kemungkinan bahwa So-Hye akan sembuh. Ia percaya So-Hye akan bisa melaluinya.

Entah karena efek obat-obatan atau kankernya, So-Hye tidak lagi bisa makan dan selalu merasa mual setiap kali memakan sesuatu lalu memuntahkannya kembali. Hae-Sung mencoba untuk menyemangatinya namun So-Hye merasa sudah tidak kuat lagi bertahan dengan penyakitnya. Hae-Sung memintanya untuk bertahan sedikit lagi. So-Hye akhirnya mau untuk mencoba makan kembali setelah Hae-Sung mengancam akan ikut-ikutan tidak makan.

Hae-Sung membawa So-Hye ke rumah Joon-Gi yang ada di belakang rumah sakit. Di sana Hae-Sung mengaku jatuh cinta pada So-Hye pada pandangan pertama beberapa tahun lalu. So-Hye lalu meminta Hae-Sung melihat rekaman video yang ada di ponselnya yang ada di rumah. Saat Hae-Sung pulang dan melihatnya, ternyata So-Hye juga menyukai Hae-Sung pada pandangan pertama. Sayangnya, saat itu Chang-Suk mengabarkan bahwa kondisi So-Hye kembali memburuk dan ia harus segera dioperasi. Sebelum So-Hye masuk ke ruang operasi, Hae-Sung sempat menemuinya dan ikut mengantarkannya ke ruang operasi.

Operasi terhadap So-Hye berlangsung dengan dipimpin oleh Jamie. Keadaan So-Hye sempat kritis karena tekanan darahnya kembali turun. Bahkan ia sempat mengalami flatline. Saat itu, di alam bawah sadarnya, So-Hye bertemu dengan Joon-Gi, yang mengatakan bahwa belum waktunya bagi So-Hye untuk menemuinya.

Satu tahun berlalu. Hae-Sung terlihat bersiap-siap bersama dengan Chang-Suk, hendak pergi ke suatu tempat. Pun begitu dengan Mi-Sun, yang sekarang sedang hamil dan hendak menamai bayinya So-Hye. Sul dan Sang-Wook juga terlihat hendak pergi.

Mereka semua bertemu di sebuah hutan. Sudah ada Sang-Hwa di sana. Tak lama kemudian Jamie datang bersama dengan So-Hye, yang sudah baik-baik saja. Tujuan mereka di sana ternyata hanya sekedar untuk berfoto bersama di depan pohon milik Joon-Gi.

Dalam satu tahun tersebut, serial Hitman mengalami sukses besar, bahkan hendak diremake oleh Hollywood. Chang-Suk juga mulai menjalin hubungan asmara dengan Jamie. Kini Hae-Sung bersiap untuk syuting serial terbarunya “Sword In The Heart” yang ditulis oleh Sang-Hwa. Masalahnya, kemampuan akting Hae-Sung ternyata masih sama saja. Pembacaan naskah kembali kacau gara-gara dia. So-Hye memberinya tanda untuk fokus. Hae-Sung pun melakukannya kembali, kali ini dengan membayangkan apa yang telah ia alami bersama So-Hye. Usahanya berhasil, bahkan membuat sebagian yang ada di sana menangis karena terharu dengan dialog yang ia bawakan.

Di luar studio, Hae-Sung, So-Hye, dan Chang-Suk bertemu dengan Jin-Sook yang sedang menawarkan kontrak pada seorang artis baru. Hae-Sung meminta si artis baru itu untuk mempertimbangkannya kembali agar tidak melakukan kesalahan yang sama seperti dirinya. Pada akhirnya, artis tersebut memilih untuk bergabung dengan perusahaan milik Hae-Sung.

Sejak kejadian setahun yang lalu, hidup keluarga Choi menjadi susah. Kini ibu Jin-Tae yang harus mengurusi urusan rumah, sementara Jin-Tae masih terus menganggur karena tidak ada yang mau menerimanya bekerja. Sehari-hari mereka hanya bisa makan ramen saja.

So-Hye dan yang lain akhirnya pergi ke Salar de Uyuni, Bolivia. Hae-Sung tidak bisa ikut karena harus menjalani syuting. Ternyata itu hanya akal-akalan Hae-Sung saja untuk memberi kejutan pada So-Hye. Ia diam-diam ikut berada di pesawat, walau belum apa-apa sudah ketahuan karena ngobrol terlalu keras dengan Sang-Wook, menggosipkan Chang-Suk yang memilih tidak ikut karena sibuk berkencan dengan Jamie.

=========== TAMAT ===========

Reply