Belajar Bahasa Jepang – Bagian 2

Setelah sebelumnya dibuka dengan sedikit perbendarahaan kosakata serta beberapa aturan dasar bahasa Jepang, di bagian kedua ini kita akan bersama-sama belajar tentang angka dan juga kata sapaan atau percakapan dasar. Untuk angka sebenarnya saya ingin menuliskan huruf kanjinya juga, tapi kurang tahu bagaimana caranya. Coba deh nanti browsing-browsing lagi, siapa tahu ada caranya. Bukan apa-apa sih, cuman waktu terakhir kemarin bepergian ke Myanmar, jadi ngerasa banget perlunya ngapalin atau setidaknya nyatet cara penulisan angka dalam bahasa setempat. Saat itu soalnya saya sempat nyasar gara-gara nyari alamat gak nemu-nemu nomernya (karena ditulis dalam bahasa sono), nanya ke tukang ojek (yang apesnya gak bisa bahasa Inggris), alhasil dia manggil polisi (yang ternyata juga gak bisa bahasa Inggris), dan saya pun dibawa ke kantor polisi di dekat situ. Jadi heboh lah pokoknya 😀

Eniwei, berikut ini kata-kata sapaan / percakapan dasar serta angka-angka dasar dalam bahasa Jepang.

Kosa Kata Bahasa Jepang
Bahasa Jepang Bahasa Indonesia
Konnichiwa Halo / Selamat siang
Ohayo gozaimasu Selamat pagi
Konbawa Selamat malam
Oyasumi nasai Selamat tidur
(O) Genki Desu Ka Apa kabar?
Genki Desu Baik-baik saja
Arigato Terima kasih
Arigato gozaimasu Terima kasih banyak
Sumimasen Permisi
Gomen nasai Maaf
Sayonara Selamat tinggal
Ja mata ne Sampai nanti
Kono Ini (orang/benda dekat dengan pembicara dan lawan bicara)
Sono Itu (orang/benda dekat dengan lawan bicara)
Ano Itu (orang/benda jauh dengan lawan bicara)
Ikura desu ka Berapa harganya?
Zero 0
Ichi 1
Ni 2
San 3
Yon 4
Go 5
Roku 6
Nana 7
Hachi 8
Kyu 9
Ju 10

Sebelum ke contoh kalimat / dialog, kita bahas lebih lanjut soal angka. Ternyata untuk angka belasan dan puluhan cara membacanya tidaklah sulit dan cukup menggunakan angka dasar di atas. Perhatikan.

11 = 10 + 1 = ju (10) ichi (1)
15 = 10 + 5 = ju (10) go (5)
19 = 10 + 9 = ju (10) kyu (9)

Bagaimana dengan puluhan?

20 = 2 * 10 = ni (2) ju (10)
50 = 5 * 10 = go (5) ju (10)
90 = 9 * 10 = kyu (9) ju (10)

21 = 20 + 1 = ni-ju (20) ichi (1)
35 = 30 + 5 = san-ju (30) go (5)
57 = 50 + 7 = go-ju (50) nana (7)
99 = 90 + 9 = kyu-ju (90) kyu (9)

Abaikan operator penjumlahan dan perkalian di atas ya, itu hanya untuk mempermudah ilustrasi saja. Untuk angka ratusan dan ribuan akan kita pelajari nanti di bagian 4, karena ada beberapa angka yang memiliki aturan khusus.

Satu tambahan lagi di bagian 2 ini adalah kata ‘kono’, ‘ano’, ‘dan sono’. Perhatikan kembali di bagian 1. Ketiganya memiliki arti sama dengan ‘kore’, ‘are’, dan ‘sore’. Bedanya adalah cara pemakaiannya. Perhatikan di bawah ini.

Kalimat positif:
Kore/Sore/Are + wa + Kata Benda (Objek) + desu
Kono/Sono/Ano + Kata Benda + wa + Kata Keterangan + desu

Kalimat negatif:
Kore/Sore/Are + wa + Kata benda (Objek) + ja arimasen/dewa arimasen
Kono/Sono/Ano + Kata Benda + wa + Kata Keterangan + ja arimasen/dewa arimasen

Kalimat tanya:
Kore/Sore/Are + wa + Kata benda (Objek) + desu ka?
Kono/Sono/Ano + Kata Benda + wa + Kata Keterangan + desu ka?

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa contoh pemakaian dalam kalimat:

J: Ohayo gozaimasu, Budi-san. Genki desu ka?
I: Selamat pagi, pak Budi. Apa kabar?

J: Ohayo. Genki desu.
I: Selamat pagi, (saya) baik-baik saja.

J: Sumimasen. Kore wa ikura desu ka?
I: Permisi. Ini berapa harganya? *sambil menunjuk ke benda yang ditanyakan harganya*

J: Kono hon wa ikura desu ka?
I: Buku ini berapa harganya?

J: Kyu-ju go en desu.
I: 95 yen

Gampang, kan? Sekarang kita udah bisa nih belanja-belanja di Jepang. Ya minim-minim buat beli makan atau minum lah supaya gak mati kelaparan, hehehe. Pada bagian selanjutnya nanti kita akan menambah perbendaharaan kosakata serta (mungkin) nyicil aturan-aturan bahasa Jepang seperti di dua bagian awal ini. Jangan lupa baca juga Belajar Bahasa Jepang Bagian 1 (kosakata dasar).

Reply