Info ost hwarang saat main bola

Berikut ini adalah daftar informasi yang berkaitan dengan tema ost hwarang saat main bola yang Anda cari. Klik pada gambar atau judul artikelnya untuk membaca secara lengkap info hwarang saat main bola ost yang tersedia. Dan jika artikel mengenai saat main bola ost hwarang yang ada di sini masih belum sesuai dengan yang Anda butuhkan, silahkan hubungi kami melalui form Kontak yang tersedia. Semoga bermanfaat.

…So-Hye. Namun sedakan So-Hye diikuti dengan batuk-batuk, sehingga ia meenyingkir dari lokasi syuting. Sang-Wook masih saja khawatir terhadap motor Sul. Begitu ingat ramalan cuaca bahwa malam itu akan hujan, ia segera memindahkan motor tersebut. Beberapa saat kemudian Sul datang ke sana usai berbelanja dan ia kaget melihat motornya sudah tidak ada. Saat bertanya pada penjaga rumah, ternyata Sang-Wook memindahkan motor tersebut ke dalam kamarnya agar tidak kehujanan 😀 Sul yang sedari tadi menahan tawanya tidak tahan lagi untuk tidak tertawa…

…ada yang ingin dikatakan karena ia hendak menulis naskah dan bunyi notifikasi pesan dari mereka menganggu. Keduanya segera bangun dari tidurnya, dan berlomba untuk meminta maaf serta mengingatkan So-Hye agar tidak begadang 😀 Kembali ke kamarnya, So-Hye merasa senang karena saat itu cintanya sedang diperebutkan oleh dua orang pria, sekaligus prihatin kenapa baru sekarang terjadi pada saat ia sudah terkena kanker. Tapi ia tidak terlalu memusingkannya dan mulai bekerja melanjutkan naskahnya. Sementara itu, Joon-Gi hendak pergi ke kamar kecil. Saat…

…Hae-Sung sok mencoba trik yang dilakukan oleh Joon-Gi sebelumnya dan gagal, tapi permainan Hae-Sung kebetulan tidak jelek-jelek amat. Di saat-saat yang menentukan, Joon-Gi yang sedari awal memang hanya berniat mengerjai Hae-Sung sengaja mengalah dan Hae-Sung-lah yang akhirnya menjadi pemenang. Sambil makan ramen bersama, Joon-Gi mengatakan bahwa ia memang belum pacaran dengan So-Hye. Hae-Sung girang mendengarnya, namun langsung terdiam kembali dan memasang wajah bete begitu Joon-Gi melanjutkan kata-katanya bahwa ia masih belum menyerah untuk mengejar So-Hye. Setibanya kembali di penthouse, Hae-Sung…

…untuk menyumbangkan barang-barangnya di bazaar rumah sakit. Sebagai gantinya, Joon-Gi akan mentraktirnya makan siang. So-Hye sempat mengiyakan, namun ia teringat kata-kata Hae-Sung yang hanya memperbolehkannya minum kopi saja dengan Joon-Gi, sehingga ia mengajak Joon-Gi untuk nge-brunch kopi dengan donat gandum saja. Usai makan, So-Hye berpamitan dan pergi meninggalkan Joon-Gi. Joon-Gi menatapnya dengan wajah sayu, membayangkan saat-saat yang pernah ia lalui bersama So-Hye. Ternyata Joon-Gi sudah menyukai So-Hye sejak pertama kali berkenalan dengannya 2 tahun lalu. Ia bahkan sudah pernah berniat…

…bagi Hae-Sung. Saat itulah So-Hye langsung kabur meninggalkan Hae-Sung, yang tidak bisa mengejarnya karena Sang-Hwa datang dengan membawakan kopinya. Hae-Sung lalu melihat poster Salar de Uyuni di tembok, yang diceritakan oleh Sang-Hwa sebagai tempat favorit SO-Hye. Hae-Sung kemudian bertanya apakah So-Hye pernah membicarakan soal dirinya. Sang-Hwa menjawab bahwa yang dibicarakan oleh So-Hye adalah Hae-Sung yang harus banyak berlatih untuk adegan emosional. Sang-Hwa juga mengatakan bahwa Hae-Sung bisa menggunakan sosok aktor Park Won Sang yang sudah sering bekerjasama dengan So-Hye sebagai…

…dan malah menjatuhkan makanan-makanan yang hendak ia antarkan ke meja. Dengan alasan lututnya sedang sakit, ia pun meminta pada bosnya untuk diperbolehkan mencuci piring saja ketimbang bertugas mengantar makanan ke meja. Kondisi di meja makan Jae-Soon dan Geum-Sik sendiri terlihat tidak terlalu harmonis. Salah satu anaknya tidak mau makan dan memilih untuk bermain dengan mainannya. Geum-Sik yang melihatnya memintanya untuk berhenti bermain. Meski tidak membantah, namun raut muka si anak terlihat tidak senang. Kedua saudaranya juga malah mengejeknya karena dimarahi….

…ia sedang pergi berjalan-jalan karena stress. Se-Gye heran mendengarnya dan masuk ke kamarnya dengan perut berbunyi karena lapar. Esok harinya, Gab-Soon menyiapkan makanan bagi Gab-Dol agar ia semangat untuk belajar. Gab-Dol sendiri juga sebenarnya sedang belajar pada saat itu, namun tiba-tiba seorang wanita (yang sebelumnya menemaninya nonton bioskop) datang sembari membawakannya makanan-makanan enak, sehingga ia pun mengajaknya masuk. Saat sedang disuapi olehnya tanpa diduga Gab-Soon datang. Gab-Dol reflek mengusir wanita tersebut pergi. Gab-Soon pun segera pergi meninggalkan Gab-Dol sesaat kemudian….

…jebolan Le Cordon Bleu pada So-Hye yang sempat sangsi dengan pemilihan lokasi pesta tersebut. Saat anggota tim lainnya sudah tiba, Hae-Sung menawarkan, atau lebih tepatnya memaksa, So-Hye untuk melihat-lihat isi rumahnya. Destinasi pertama adalah walking closet yang luas dengan koleksi pakaian mewah yang berlimpah. Hae-Sung mengambil salah satu baju yang ada dan mengatakan bahwa karakternya akan lebih menarik apabila mengenakan baju semacam itu, tidak stereotip seperti naskah So-Hye yang menggambar karakter si pembunuh yang dimainkan Hae-Sung selalu menggunakan baju berwarna…