Info sound trak drama korea reporter pyo na ri

Berikut ini adalah daftar informasi yang berkaitan dengan tema sound trak drama korea reporter pyo na ri yang Anda cari. Klik pada gambar atau judul artikelnya untuk membaca secara lengkap info trak drama korea reporter pyo na ri sound yang tersedia. Dan jika artikel mengenai drama korea reporter pyo na ri sound trak yang ada di sini masih belum sesuai dengan yang Anda butuhkan, silahkan hubungi kami melalui form Kontak yang tersedia. Semoga bermanfaat.

Bagi teman-teman yang doyan nonton drama korea, nih ada kompilasi dari drakor yang punya rating tinggi sepanjang tahun, sudah urut berdasarkan ratingnya. Tidak cuma tahun 2016 saja, melainkan juga sampai tahun 2010 silam. Jadi jangan sampai ada yang dilewatkan, ya 🙂 Untuk tahun 2016 sendiri, posisi tiga besar ditempati oleh “Descendants of The Sun”, “Romantic Doctor, Teacher Kim”, dan “Love In The Moonlight”. Salah satu drama favorit saya juga masuk dalam list nih, “Jealousy Incarnate” di posisi tiga belas serta…

telpon tersebut masuk ke panggilan roaming internasional. Ia kesal sekaligus herena karena mengira si pemilik mobil benar-benar ada di luar negeri. Dengan gaya tengil Hae-Sung menghampirinya dan menawarkan bantuan untuk mengeluarkan mobil So-Hye. Kembali dengan berat hati So-Hye mengiyakan. Tanpa ia duga, ternyata si pemilik mobil adalah Hae-Sung dan suara roaming internasional yang ia dengar barusan adalah nada panggil pribadi milik Hae-Sung. So-Hye jadi keki dibuatnya. Lokasi pesta makan malam bersama tim ternyata adalah rumah Hae-Sung. Ia memperkenalkan kokinya yang…

Tapi dengan tetap tenang ia menghampiri Jin-Sook dan mengatakan bahwa skenarionya punya satu celah. “Jika karakter utama terbunuh, drama juga akan berakhir,” ujar Hae-Sung. Dengan cool Hae-Sung pergi meninggalkan Jin-Sook, yang dengan emosi berteriak bahwa karakter utama di dalam drama mereka adalah dirinya. Di luar kantor, Hae-Sung menelpon Chang-Suk dan menanyakan dimana mobilnya berada. Chang-Suk menjawab mobil tersebut ia tinggalkan di kantor. Tanpa disangka, Chang-Suk meminta agar Hae-Sung meninggalkan dirinya karena ia tidak berguna baginya. Hae-Sung memotong kata-kata Chang-Suk dan…

untuk mengajaknya kencan, namun karena So-Hye mendadak mendapat telpon maka ia mengurungkan niatnya. Sekembalinya ke rumah, adiknya (siapa ya namanya) menyindirnya sudah bagai saudara dari pacar So-Hye. Joon-Gi tidak mempermasalahkannya dan justru senang karena dengan kondisinya yang sekarang (ia juga penderita kanker), dirinya masih bisa merasakan cinta. Adiknya pun berjanji akan mencarikan wanita untuknya. Acara makan Jin-Sook terganggu saat seorang reporter mengirimkan foto-foto kedekatan So-Hye dengan Hae-Sung yang ia jepret secara diam-diam. Ia segera menelpon reporter tersebut dan mengajaknya makan…

di sana. Sama halnya dengan Hae-Sung, yang memilih untuk berolahraga sembari melihat-lihat foto keluarga orang lain di sosmed. Tak lama kemudian Jin-Sook datang dan memberitahukannya ada undangan pesta ulang putri seorang CEO perusahaan hiburan ternama di China. Hae-Sung menolak untuk datang, namun Jin-Sook mengingatkan bahwa hal tersebut melanggar kontrak yang telah ia tanda tangani. Kembali ke night club. So-Hye yang sudah mabuk melihat dokter Jaime sedang bersama dengan seorang pria di tempat tersebut. Ia menghampirinya lalu memberi selamat pada Jamie…

oleh penggemarnya karena kesederhanaan plotnya. Akting yang luar biasa dari para pemainnya, serta detil cerita yang ada, mampu menutupi skenario klise tentang ‘pria dari keluarga kaya yang terkena amnesia akibat adanya perebutan kekuasaan serta jadi jatuh cinta dengan wanita yang lugu dari keluarga miskin’. Percaya deh. Mungkin kalau hanya baca sinopsis atau skenarionya yang ada di internet kelihatannya biasa-biasa saja. Tapi pas ditonton sendiri rasanya jauh berbeda. Salah satu episodenya bahkan bisa membuat saya meneteskan air mata saking BAHAGIANYA momen…

So-Hye menjadi sedikit kesal padanya. Oh Chang-Suk (Jo Jae-Yun) lalu menanyakan apakah syuting bisa berakhir sebelum hari gelap karena Hae-Sung harus berangkat ke China untuk memenuhi undangan ulang tahun putri CEO sebuah perusahaan media group terbaik di sana. Hae-Sung menambahkan bahwa ia hanya akan pergi selama 1 hari sehingga akan kembali ke Korea dua hari lagi. Sutradara Yoon tidak mempermasalahkannya dan mempersilahkan Hae-Sung untuk besok ijin syuting. Hae-Sung melangkah menuju busnya sembari memegangi dadanya yang tampak sakit. So-Hye melihatnya, lantas…

Sang-Hwa sama sekali tidak tahu menahu tentang hal itu. Sang-Hwa lantas menanyakan apakah benar kontrak yang akan diterimanya adalah untuk 100 episode dengan bayaran 8 juta won per episodenya. CEO Choi membenarkan. Ibu Lee menimpali dengan rasa kagum karena menganggap Sang-Hwa teliti sebelum tanda tangan kontrak. Untuk lebih memenangkan hati Sang-Hwa, CEO Choi kemudian mengeluarkan sebuah tas mahal yang sedari tadi ia simpan di bawah meja dan memberikannya sebagai hadiah pada Sang-Hwa. Setelah sempat terlihat senang menerimanya, Sang-Hwa tiba-tiba berdiri…